JAKARTA - BMKG mengungkapkan potensi hujan lebat di deret wilayah indonesia sepekan ke depan akan mengakibatkan dinamika atmosfer seperti gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin di timur filipina, dengan peluang angin kencang di Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Peringatan disampaikan oleh kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Deputi Meteorolgi Guswanto dan Direktur Meteorologi Publik Andri Ramdhani, yang mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah waspada tanpa panik sambil memastikan saluran air bersih
Periode 5-7 Desember meliputi Sumatra Utara,Riau,Jambi,Kepulauan Bangka Belitung,Bengkulu, Lampung, Jawa barat, Jawa timur, NTB, Kalimantan barat, serta papua pegunungan. Wilayah terdampak utama di sumatra (Aceh hingga Lampung), Jawa (Banten hingga jawa timur), Bali-Nusa tenggara, Kalimantan Barat, Maluku, Serta papua, dengan dampak tidak langsung dari siklon di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Dinamika atmosfer global hinggal lokal pun memperkuat pembentukan awan hujan, termasuk puncak musim hujan Desember 2025 dimana curah hujan bisa tembus hingga 300 mm di Jawa. Masyarakat dihimbau untuk antisipasi dengan menjaga saluran air, menghindari area berisiko seperti bawah pohon, memantau infoBMKG, dan tidak percaya adanya sumber cuaca tidak resmi'pemerintah daerah memperkuat mitigasi drainase dan logistik darurat.
.jpeg)
.jpeg)